Keyword:
Ribuan tangan mengambil hak asasi melawan
Tangan tak suci datang merebut remah sisa semangat
Berbondong-bondong sang tikus berdasi mendepak segala mengaku bangga
Kawan, apa kabar duka bumi pertiwi?
Serpihan kenang peninggalan nenek moyang tak sampai dimengerti
Bebatuan mitos nan variasi cerita rancu disingkir tak peduli
Pernah, sang penghancur berdempak suka pada cinta-kasih semesta
Memasang topengnya licik berbasa-basi tampil resi
Ada harapan kabur dari buah bibir rakyat
Gerombol penjajah dunia menyebar informasi salah muara masalah
Kepingan janji dianggap aktual tapi dikibas seolah tak penting
Dunia rucah, perlahan usang bak buku-buku tua
Ancaman perintah menyeruak lepas menyelimuti atmosfer kedamaian
Membuat rakyat gentar, alamnya menyesak
Kawan, ketahuilah kejahatan tak selamanya datang dari arah salah lantang
Dia dapat memata-matai misteri dalam kubung baik bersama pendukung hak terlantar
-Shelmatira-

Tidak ada komentar:
Posting Komentar