Keyword:
Dia beri retas kisah pasal sakitnya menumbuhkan anak hingga tinggi ke pucuk
Lelah membelenggu katanya menguasai degup raga dan jantung
Bilangnya, merawat sebiji buah hati semenyenangkan menapaki surga-surga palsu
Tapi aku tahu segala tak semudah membordir ikatan baru
Wai,
Aku menetas atas semua asuh pemanjaan dini
Eluhku tumpah pada detik gagal tanpa berhasil menepi
Terhuyung, aku kebas di tengah luasnya pengalaman berabstraksi
Kendati aku jatuh hingga dia menopang beban susah bangkitnya aku
Dia hanya bilang, sabar
'Bangkitlah, lupakan bahwa kamu pernah jatuh'
Samarata-nya dengan bubuk semangat berlapis lain,
Timpalnya lagi kian menyesakkan hati,
'Jangan pernah menyerah meski harapan sisa sekeping biji'
-Shelmatira-

Tidak ada komentar:
Posting Komentar