Minggu, 07 Januari 2018

Day 6

Keyword:

Semburat cintanya indah bagai rembulan
Apas, teramat elok menyapa raga
Kobaran semangat cintanya tak pernah alpa
Selalu ada, selalu nyata memberi kehangatan lama

Kapan lagi kasihnya melesak hebat?
Membuat tubuhku mendadak gentar
Meloroh baiknya dia pun hebat mendesak dada
Menghisap hati, terpana lunglai merana

Cintanya, bercahaya laksana bintang di angkasa
Bertumpah rapi menghias langit-langit pikiran
Membuat sang penyapa mendadak lemas
Membuatku seketika terobsesi mengempas ilusi bayang
Menyatakan riil dan terpercaya keelokannya

Sayang, cintamu kutunggu setia!
Menanti hadirmu mengulurkan tangan memberi sayang
Mengecup dahi meluruhkan semangat
Merombak erat jaring-jaring pinta lantas menjerat

Merengkuh, kudekapmu dalam detak waktu panjang
Menghirup napasmu seolah merindukan hadirnya almarhum lara

Aku terbuai pada jatuhnya iris mata berkibar
Lantas, bisakah kubuyarkan segala resah dengan balasan cinta jauh lebih besar?

-Shelmatira-


Tidak ada komentar:

Posting Komentar