Senin, 08 Januari 2018

Day 22

Keyword:


Rasa hidup bervariasi macam pelangi
Berwarna-warni seindah embun di pagi hari
Tapi, sayang, matanya teramat buram menilik budi selipan takdir!
Anggapnya apati, banyak provokasi teranulir

Adakala dia merasa sendiri pada bumi semegah planet-planet lain
Terasing, menghening bersama deru seru angin
Tatapannya menunduk, pikirannya terbang merenung hebat setengah mati,
'Akankah aku diperlukan pada proses sang suratan taksir?'
Tiada sesuatu membuat mulutnya tersungging cerah kembali
Inikah saatnya dia pulang merengkuh panggilan Tuhan di lain hari?

Tidak, tidakkah dia masih punya buah hati perengek kasih sayang panjang?
Masih ada jalur pulang, meski telah kuncup kesempatan arwahnya bersemula pantang


Tapi, sayang, dia telah lelah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar